
Bingung antre dan mengurus pindah faskes BPJS? Begini langkah praktis yang bisa kita lakukan lewat HP.
Kita sering kebingungan saat ingin mengganti fasilitas kesehatan (faskes) karena antre atau prosedur manual. InfoLokal 45 hadir memberi solusi langkah demi langkah agar proses cara pindah faskes BPJS online lewat Mobile JKN lebih cepat, aman, dan minim repot.
Bagaimana Cara Pindah Faskes BPJS Online Lewat Mobile JKN?
Langsung: Buka aplikasi Mobile JKN, masuk dengan NIK dan password, pilih menu "Pelayanan Peserta" atau "Faskes", pilih "Pindah Faskes", tentukan faskes tujuan, isi alasan dan data pendukung, unggah dokumen bila perlu, lalu konfirmasi pengajuan dan tunggu notifikasi persetujuan dari BPJS melalui sistem.
Tutorial Lengkap & Tips Praktis
- Buka aplikasi Mobile JKN (unduh dari Play Store/App Store) dan pastikan versi terbaru terpasang.
- Login dengan NIK dan password. Jika lupa, gunakan fitur reset password melalui OTP.
- Pilih menu "Pelayanan Peserta" atau langsung ke menu "Faskes" untuk opsi pindah faskes.
- Pilih jenis faskes yang ingin dipindah (Faskes Tingkat 1 atau Rujukan) dan tentukan faskes tujuan.
- Isi alasan pindah singkat dan jelas (mis. pindah domisili, kualitas layanan, jarak) serta lengkapi data yang diminta.
- Unggah dokumen pendukung bila diminta (KTP, surat domisili atau surat keterangan). Pastikan format foto/jpg jelas.
- Periksa kembali data, lalu tekan tombol konfirmasi untuk mengirim pengajuan. Simpan bukti pengajuan atau screenshot.
- Waktu proses: biasanya beberapa hari kerja — cek notifikasi di aplikasi atau email terdaftar.
- Jika pengajuan ditolak, periksa alasan yang dikirim dan perbaiki dokumen/data lalu ajukan ulang.
- Butuh bantuan? Hubungi call center BPJS Kesehatan atau datang ke kantor cabang jika masalah tidak terselesaikan lewat aplikasi.
Dilansir dari Sumber Terpercaya, selalu pastikan data kepesertaan dan dokumen pendukung valid sebelum mengajukan pindah faskes.
FAQ
Q: Berapa lama proses pindah faskes lewat Mobile JKN?
A: Biasanya beberapa hari kerja; bisa lebih cepat jika data lengkap dan tidak ada verifikasi tambahan.
Q: Apakah perlu datang ke kantor BPJS setelah mengajukan online?
A: Umumnya tidak, kecuali BPJS meminta verifikasi dokumen langsung atau ada kendala teknis.
Q: Dokumen apa yang sering diminta saat pindah faskes?
A: KTP, surat domisili atau surat keterangan, dan bukti lain sesuai alasan pindah (mis. kartu keluarga).
Kesimpulan: Proses pindah faskes via Mobile JKN praktis jika kita menyiapkan data dengan benar; bagikan panduan ini ke teman atau keluarga lewat medsos agar mereka juga terbantu.